Solusi Nebulizer untuk si “Kecil”

Posted by alkes on November 12, 2016  /   Posted in Pengobatan

Solusi Nebulizer sebagai alat bantu pernafasan yang dapat mengubah obat dalam bentuk larutan menjadi uap yang dapat dihirup oleh anak dan biasanya setelah penguapan akan dilanjutkan tepukan pada punggung dan dada.

Kita sebagai orang tua yang memiliki Balita tentu pernah mengalami apa yang semua orang tua alami. Batuk pilek dan susah mengeluarkan lendir atau dahak pada anak, tentu kita sebagai orang tua akan merasa iba dan berusaha membantu bagaimana anak cepat sembuh.

Solusi Nebulizer untuk si Kecil untuk terapi inhalasi

solusi nebulizer aman buat si kecil

Pada anak yang memiliki asma, seperti anak kami, batuk dan pilek terkadang menjadi penyebab timbulnya nafas sesak, hingga sulit bernafas dan timbul bunyi ‘ngik’ saat bernafas.

Anak-anak cenderung sulit untuk mengeluarkan lendir/dahak, dokter anak kami merekomendasikan terapi inhalasi (penguapan) untuk membantu proses penyembuhan batuknya.

Satu periode terapi biasanya sebanyak 5 kali kunjungan. Terapi Inhalasi menggunakan alat yang disebut Nebuliser.

Solusi Nebulizer sebagai alat bantu pernafasan yang dapat mengubah obat dalam bentuk larutan menjadi uap yang dapat dihirup oleh anak dan biasanya setelah penguapan akan dilanjutkan tepukan pada punggung dan dada.

Manfaat

Tujuan terapi penguapan berfungsi untuk mengurangi sesak pada asma dan mengencerkan dahak hingga mudah dikeluarkan.

Setiap kali terapi, kami membawa anak kami ke rumah sakit atau dokter yang membuka praktek terapi inhalasi. Namun akhirnya kami memutuskan untuk memiliki solusi nebulizer sendiri di rumah dengan alasan,

  1. Mengingat satu periode terapi mencapai 5 kali kunjungan, cukup repot bila setiap hari harus ke Rumah Sakit dan menunggu antrian yang tidak kalah panjangnya dengan antrian dokter.
  2. Dengan memiliki Nebulizer di rumah, kami dapat memberikan terapi sesuai kebutuhan anak, ditambah anak kami menderita asma, sesak nafas bisa muncul kapan saja.
  3. Dari sisi biaya, memiliki nebulizer sendiri akan lebih dapat menghemat biaya bila dibandingkan melakukannya di RS atau dokter praktek.
  4. Biaya satu kali kunjungan terapi di RS berkisar Rp. 75.000 hingga Rp. 100.000, bila satu periode 5 kali terapi maka biaya yang dikeluarkan berkisar Rp. 375.000 hingga Rp. 500.000. Bila memiliki nebuliser sendiri, maka kita dapat menghemat biaya hampir setengahnya.

Obat Inhalasi

Saat ini obat inhalasi dijual dalam bentuk ampulan untuk satu kali pakai (kecuali untuk pengencer dahak hanya tersedia dalam botol kecil), hingga kita dapat membelinya sesuai kebutuhan saja. Harga satu buah Nebuliser juga masih cukup terjangkau dan dapat bertahan lama asal kita dapat merawatnya dengan baik.

Untuk jenis obat, dokter anak yang menangani asma anak kami sangat komunikatif, sehingga Beliau dengan jelas memberitahukan nama obat dan dosis yang diperlukan serta maksimal terapi yang diperbolehkan dalam sehari.

Keuntungan dilakukannya terapi inhalasi yaitu pengobatan dapat langsung ke sasaran yakni saluran pernafasan, dan biasanya setelah dilakukan terapi, anak dapat tidur nyenyak tanpa terganggu saluran nafasnya. Kami selalu menghindari melakukan terapi bila anak baru saja selesai makan atau minum susu, karena biasanya akan terjadi muntah bersamaan dengan lendir yang dikeluarkannya. Selain itu, memberikan banyak minum air putih setelah terapi agar tenggorokan tidak menjadi kering.

Terapi inhalasi ini biasa juga dilakukan untuk para manula yang mengalami gangguan pernafasan. Sekedar berbagi pengalaman, karena pada dasarnya kondisi setiap anak berbeda-beda dan orang tua pasti sangat mengetahui kebutuhan buah hatinya.

Pranala Luar

Is nebulization for kids a safe practice?

The place where I stay, a sudden drop in temperature triggers illnesses. To add to that my little one has started play school. He has been trading germs, apart from the toys, with his friends.

At times I wish for some sort of miracle shield to protect my kid from these nasty micro monsters rather than battling each and every time.

He contracted the flu quite a few times and each time he had ended up with a bad nasal congestion which made it really difficult for him to breath at night.

Nebulization was what helped during such bad nights as it provides a temporary but great relief.

So through this article, I hope to debunk some common myths and misunderstandings about nebulization so that it can help you, if the need arises.

Post a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*