Tensimeter Digital Beurer Bm 47

Diskon!
jual thermometer-digital-beurer-bm-47
jual thermometer-digital-beurer-bm-47jual thermometer-digital-beurer-bm-47jual thermometer-digital-beurer-bm-47

Tensimeter Digital Beurer Bm 47

Rp 600,000 Rp 590,000

Harga khusus Online (Belanja lebih Hemaat)

– Fully-automatic measurement on the upper arm
– 4 x 30 memory spaces
– Automatic switch-off function
– Ukuran Manset Lingkar Lengan Atas dari 22-35 cm, Latex Free
– Range Indikasi Tekanan: 0-300 mmHg

 

Deskripsi Produk

Jual Tensimeter Digital Beurer Bm 47. Harga Rp. 570.000,- Harga khusus Online (Belanja lebih Hemat) di Distributor Alkes.

Tensimeter Digital Beurer Bm 47 adalah tensitemeter digital yang mengukur tekanan darah dan detak jantung pada lengan atas, dengan desain yang elegan dan layar LCD yang besar memudahkan untuk membaca hasil pengukuran. Tensimeter Beurer BM 47 sudah teruji secara klinis dan dilengkapi dengan teknologi deteksi denyut jantung tidak beraturan (IHB – Irregular Heart Beat / deteksi arrhythmia).

Tensimeter Digital Beurer Bm 47 spesification:

– Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung pada Lengan Atas
– Standarisasi WHO* ( LED WHO Scale )
– Layar Besar, Mudah Dibaca, dilengkapi dengan BLUE Backlight
– Ukuran Manset Lingkar Lengan Atas dari 22-35 cm, Latex Free
– Low Battery Indicator
– Automatic Switch-Off
– Range Indikasi Tekanan: 0-300 mmHg
– Dapat Mendeteksi Irama Jantung Tidak teratur ( Arrithmia )
– Garansi Resmi 3th
– Made In Germany

Isi Dalam Paket:

– Tensimeter Beurer BM 47
– Manset
– 4 Buah Baterai
– Tas Beurer
– Kartu Garansi
– Buku petunjuk
– Berat : 700 gram

Tutorial Penggunaan Tensimeter Beurer BM 47

Alat Tensimeter ada 3 macam :

  • Tensimeter air raksa.┬áMerupakan tensimeter konvensional yang sebenarnya sudah jarang dipakai di luar negeri, karena tensimeter ini masih menggunakan air raksa yang berbahaya jika sampai alat pecah dan air raksa terkena kulit atau saluran pernafasan. Tensimeter jenis ini memerlukan stetoskop untuk mendengar munculnya bunyi suara tekanan sistolik dan diastolik pada jantung.
  • Tensimeter aneroid.┬áTensimeter ini lebih aman karena tidak lagi menggunakan air raksa tetapi menggunakan putaran berangka sebagai penggantinya. Sama dengan tensimeter air raksa, tensimeter aneroid masih menggunakan stetoskop.
  • Tensimeter digital.┬áMerupakan tensimeter yang lebih modern dan akurat, langsung menunjukan hasil dalam bentuk angka. Berbeda dengan tensimeter air raksa yang memerlukan stetoskop untuk mendengarkan suara sebagai pertanda tekanan sistolik dan siastolik, maka tensimeter digital menggunakan sensor sebagai alat pendeteksinya sehingga baik dipakai untuk mereka yang memiliki gangguan pendengaran.

Tips cara penggunaan tensimeter :

  1. Duduklah dengan lengan telanjang, boleh menggunakan baju lengan pendek atau lengan panjang yang digulung
  2. keatas. perhatikan gulungan lengan baju, jangan terlalu ketat.
  3. Letakkan lengan secara bebas diatas meja, dengan posisi lengan sama tinggi dengan jantung.
  4. Pasang manset di lengan kira-kira 2,5 cm dari siku.
  5. Pastikan pemasangan manset tidak terlalu ketat. Beri jarak setinggi 2 jari antara manset dan lengan.
  6. Beri tekanan pada manset dengan memompa atau dengan memencet tombol on off pada tensimeter digital jenis 2.
  7. Hentikan pemompaan, maka tekanan pada manset akan berkurang dan darah bisa mengalir lagi ke lengan bawah.
  8. Pada tensimeter yang menggunakan stetoskop bunyi/ detak nadi yang pertama kali muncul adalah tekanan sistolik dan bunyi/ detak nadi yang terakhir kali terdengar adalah tekanan diastolik. Pada tensimeter digital, hasilnya akan keluar secara otomatis pada layar.
  9. 30 menit sebelum melakukan pengukuran jangan melakukan aktifitas yang terlalu berat, jangan merokok, jangan minum-minuman yang berkafein seperti kopi, teh, coca-cola dan jangan konsumsi obat-obatan yang mengandung kafein, seperti Panadol extra, Paramex.
  10. Sebelum melakukan pengukuran duduklah dengan tenang selama 5 menit, jangan stress.
  11. Selama melakukan pengukuran tekanan darah dengan tensimeter, jangan berbicara.
  12. Lakukan pengukuran 2-3 kali, dengan selang minimal 2 menit, dan hitung rata-rata hasilnya.
  13. Untuk penderita hipertensi, perlu dilakukan pemeriksaan tensi darah setiap hari untuk mengetahui efek obat antihipertensi yang diminum. Lakukanlah pengecekan pada waktu yang sama setiap harinya untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Informasi Tambahan

Berat0.75 kg

Review

Belum ada ulasan.

Be the first to review “Tensimeter Digital Beurer Bm 47”

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *